Jalan Pulang

 


Pernah kutundukkan diri pada gemerlap dunia,
mencari arti pada bayang yang fana.
Langkahku sibuk mengejar cahaya semu,
hingga lupa ada kehidupan abadi yang menantiku.

Kini kusadar, hidup hanyalah singgah sebentar,
sementara kewajiban masih terbengkalai,
tak pernah mengingat Dia Yang Maha Besar,
kepada sesama yang lemah dan miskin aku abai.

Tanganku kini hanya mampu merangkai kata,
namun kutitipkan doa di setiap aksara:
semoga jadi lentera dalam gulita,
menuntun langkahku selamat pulang kepada-Nya.


Dalam: Bisikan Perjalanan

Comments

Popular posts from this blog

Diterkam Keraguan

Memulai Perjalanan Baru: Langkah Pertama